Drone untuk Pertanian?

Drone merupakan teknologi baru yang diciptakan di abad ke 20. Teknologi seperti pesawat/helikopter namun tanpa awak ini dapat digunakan untuk berbagai fungsi, dari mulai untuk merekam, memfoto, dan hingga kegiatan memata-matai oleh pihak berwajib seperti Polisi dan Militer.

Namun baru-baru ini diciptakan drone yang dikhususkan untuk pertanian. Mungkin aga sedikit bingung ketika berbicara drone yang merupakan teknologi modern dengan pertanian yang identik dengan pekerjaan seorang petani dan jauh dari teknologi. Tapi itu semua sudah terpatahkan dengan penemuan baru ini.

Teknologi drone untuk pertanian ini diciptakan oleh perusahaan teknologi asal China bernama DJI yang merupakan perusahaan teknologi asal China yang didirikan oleh Frank Wang pada tahun 2006 dan berkantor pusat di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China.
Teknologi-Drone-Untuk-Pertanian.jpg

Seperti yang dapat dilihat dari gambar di atas DJI digunakan untuk menyiram pertanian. DJI Ini adalah salah satu spesialis produsen kendaraan udara tanpa awak (UAV) salah satu produk drone dari DJI yang cukup terkenal adalah Phantom series. Agras MG-1 adalah pesawat tanpa awak dengan delapan rotor yang tahan debu serta tahan korosi dan dapat membawa muatan hingga 10 kg.

Drone tersebut dapat menyemprotkan cairan di area perkebunan seluas 3 hektar setiap jam serta 40 kali lebih efisien jika dibandingkan dengan penyemprotan manual. Selain memiliki delapan rotor, Drone Agras MG-1 juga memiliki tempat penyimpanan cairan yang berkapasitas hingga 10 kg.

Cairan itu dapat dialirkan melalui selang yang dapat diarahkan ke berbagai bagian sesuai dengan kebutuhan. Drone ini diklaim oleh DJI mampu menyemprot tanaman pada area 3 sampai 4 hektar setiap jamnya.

drone.jpg

Drone Agras MG-1 juga telah dilengkapi sistem radar yang berbasis gelombang mikro yang dapat berungsi menjaga jarak antara tanaman dengan drone sehingga dapat melakukan penyemprotan cairan secara tepat. Drone Agras MG-1 dapat terbang dengan kecepatan hingga 8 meter perdetik dan dapat digunakan dalam beberapa pilihan mode yakni pada mode semi otomatis, mode otomatis, dan juga mode manual. Teknologi drone untuk pertanian ini diharapkan dapat memberikan kemajuan di bidang pertanian. Agras MG-1 rencananya akan dijual di pasar China dan Korea Selatan dengan harga $ 15.000 atau sekira Rp 200 jutaan. Sayangnya hingga saat ini belum dapat diketahui kapan. Teknologi drone untuk pertanian ini akan tersedia di negara lain termasuk di Indonesia. Semoga dengan digunakannya teknologi ini di bidang pertanian, dapat menambah hasil dari pertanian itu sendiri dan dapat melakukan pengehmatan air karena keefisienan yang ditunjukan oleh teknologi terbaru ini.

Sumber :

http://www.berbagiteknologi.com/2655/dji-hadirkan-teknologi-drone-untuk-pertanian/

http://benih.info/drone-untuk-pertanian/

http://www.berbagiteknologi.com/2670/kamera-phantom-flex4k-berhasil-merekam-dengan-drone/

#Labkommgtunpad2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s